SUARBERITA.COM - Kondisi seorang siswi berusia 16 tahun di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi perhatian setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Siswi berinisial FP itu disebut mengalami gangguan ingatan. Kondisinya membuat ia kesulitas mengenali orang-orang yang sebelumnya dekat dengannya, termasuk guru dan teman sekolah.
Menurut keluarga, perubahan tersebut terjadi setelah FP menjalani perawatan akibat kondisi yang diduga berkaitan dengan insiden keracunan MBG yang dialami sejumlah siswa di Karo.
Ayah FP, Icuk Sugiarto Purba, menggambarkan perubahan kondisi anaknya setelah mengalami gangguan kesehatan tersebut.
“Ya semuanya dia lupa, contohnya, teman-teman sekelasnya dia lupa. Waktu kami pulang dari rumah sakit Haji, dia bertemu sama adiknya, dan saya bapaknya dia sudah tidak kenal,” ujar Icuk, dikutip dari Idn Times.
Keluarga menyebut kondisi tersebut berdampak besar terhadap aktivitas FP. Sebelumnya, ia dikenal sebagai siswi berprestasi dan aktif dalam kegiatan sekolah.
FP juga telah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit sejak kejadian pada Agustus 2026. Keluarga terus mendampingi proses pemulihannya sembari menunggu penanganan medis lebih lanjut.
Kasus ini menjadi bagian dari rangkaian persoalan kesehatan yang dialami ratusan siswa di Karo setelah menyantap makanan MBG. Penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami FP masih dalam penanganan dan pemeriksaan medis.
Kondisi FP juga mendapat perhatian karena gangguan ingatan yang dialaminya tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari, tetapi turut menghambat keinginannya untuk kembali menjalani aktivitas sekolah seperti sebelumnya.

