SUARBERITA.COM - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan tiga kali erupsi pada Senin pagi. Tinggi kolom abu mencapai satu kilometer, memicu peringatan kewaspadaan dari PVMBG kepada masyarakat sekitar.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru mengalami tiga kali erupsi pada Senin pagi, 14 September 2026. Tinggi kolom abu tercatat mencapai sekitar satu kilometer di atas puncak. Erupsi tersebut terpantau melalui seismograf dan pengamatan visual petugas di lapangan.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyampaikan bahwa erupsi terjadi secara beruntun dengan intensitas sedang. “Kolom abu berwarna kelabu hingga cokelat, condong ke arah barat daya. Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak beraktivitas dalam radius empat kilometer dari puncak,” ujar Liswanto. Dikutip dari Antara, Senin (14/9/2026).
PVMBG menegaskan status Gunung Semeru masih berada pada level waspada. Aktivitas vulkanik yang terjadi menunjukkan adanya pergerakan magma yang perlu diantisipasi. Selain itu, potensi hujan abu dapat memengaruhi permukiman di sekitar Lumajang dan sekitarnya.
Liswanto menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan kesiapan jalur evakuasi. “Kami mengingatkan masyarakat agar mengikuti arahan resmi dan tidak panik, karena semua langkah mitigasi sudah disiapkan,” katanya.
Dengan kondisi ini, pemerintah daerah bersama aparat terkait memperkuat sosialisasi dan pemantauan guna melindungi keselamatan warga.

