SUARBERITA.COM - Penyebab kebakaran yang melanda lantai lima Apartemen Pavilion di Jalan K.H. Mas Mansyur, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih terus didalami. Sebanyak 14 penghuni berhasil dievakuasi dalam insiden yang terjadi pada Jumat (4/9/2026) siang.
Command Center Gulkarmat DKI Jakarta menyebut petugas masih melakukan penyisiran di area gedung untuk memastikan seluruh penghuni berada dalam kondisi aman.
“Sementara korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 14 orang,” tulis Command Center Gulkarmat DKI Jakarta dikutip dari metrotvnews, Jumat (4/9/2026).
Laporan kebakaran diterima petugas dari masyarakat sekitar pukul 11.23 WIB. Berdasarkan informasi awal, objek yang terbakar berada di lantai lima bangunan apartemen. Gulkarmat Jakarta Pusat kemudian mengerahkan 23 unit mobil pemadam kebakaran beserta 115 personel untuk menangani insiden tersebut.
Petugas langsung melakukan penanganan setelah tiba di lokasi. Selain memadamkan api, petugas di lapangan terus melakukan penyisiran ke area gedung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada penghuni yang masih terjebak sekaligus mengantisipasi kemungkinan perambatan api ke bagian lain bangunan.
Petugas juga memfokuskan penanganan pada tahap melokalisasi api agar kebakaran tidak meluas. Upaya tersebut dilakukan seiring dengan proses evakuasi penghuni yang masih berada di dalam apartemen. Hingga kini, kronologi detail kejadian belum diketahui.
Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan kebakaran di lantai lima Apartemen Pavilion tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam pendalaman. Petugas belum menyampaikan faktor yang memicu munculnya api karena proses pemeriksaan dan inventarisasi masih berlangsung.
Di sisi lain, petugas masih menginventarisasi kemungkinan adanya korban jiwa tambahan. Pendataan dilakukan bersamaan dengan penyisiran area gedung untuk memastikan keselamatan seluruh penghuni. Dengan demikian, total kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui.
Petugas masih melakukan penghitungan terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan dari insiden tersebut. Penanganan di lokasi terus dilakukan hingga kondisi gedung dinyatakan aman. Proses penyisiran menjadi bagian penting dalam memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal sekaligus mencegah munculnya risiko lanjutan setelah kebakaran.

