Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Meski Dibayangi Inflasi Pangan, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat

Muhammad Nadhif Firdausi3 September 202612.24 WIB
Meski Dibayangi Inflasi Pangan, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat

SUARBERITA.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat di perdagangan. Terhitung pada Kamis (3/9), nilai tukar rupiah berada di level Rp17.702 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan penguatan sejumlah 61 poin atau 0,34 persen dari posisi sebelumnya di level Rp17.763 per dolar AS.

Dilansir dari tvOne, pengamat ekonomi dan pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya mengatakan, “Kalau dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas pangan melonjak tajam pada Agustus 2026. Masalahnya, tekanan kenaikan harga pangan berpotensi masih menghantui daya beli masyarakat ke depan.”

Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa BPS mencatat inflasi umum di Indonesia secara bulanan mencapai 0,21 persen yang meningkat 0,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Menurut Ibrahim, inflasi umum di Indonesia secara tahunan mencapai 3,19 persen yang meningkat 2,88 persen.

Sementara itu, terdapat komoditas pangan yang menjadi kelompok pengeluaran paling tinggi dalam peningkatan inflasi baik jenis makanan dan minuman. Namun, tekanan inflasi telah diimbangi dengan surplus perdagangan yang diproyeksikan menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!