SUARBERITA.COM - Menteri Lingkungan Hidup (KLH) Jumhur Hidayat mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp1,339 triliun untuk pelaksanaan program Kementerian Lingkungan Hidup pada 2027.
Usulan tersebut disampaikan Jumhur dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9).
Jika disetujui, tambahan tersebut akan membuat modal total anggaran Kementerian LH meningkat menjadi sekitar Rp2,572 triliun. Dana tambahan itu akan diarahkan untuk memperkuat sejumlah program yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.
Porsi terbesar ditujukan bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup. Selain itu, terdapat anggaran untuk program ketahanan bencana dan perubahan iklim yang juga berkaitan dengan upaya menghadapi berbagai ancaman lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Usulan tersebut muncul ketika persoalan lingkungan dan bencana masih menjadi perhatian pemerintah. Karhutla, misalnya, membutuhkan kesiapan penanganan karena dampaknya dapat meluas ke kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga kualitas udara.
Jumhur mengatakan tambahan anggaran diperlukan agar pelaksanaan tugas kementeriannya dapat dilakukan lebih maksimal di lapangan.
“Usulan tambahan anggaran yang ideal buat kita, usulan tambahan anggaran, di sini jelas di halaman, usulan tambahannya itu Rp1,3 triliun,” kata Jumhur dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (2/9).
Pembahasan mengenai besaran anggaran tersebut selanjutnya akan didalami bersama DPR sebelum masuk pada tahap persetujuan akhir.

