SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar jamuan santap siang bersama di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9). Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan Prabowo untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EFF) ke-11.
Momen makan siang kedua kepala negara menjadi bagian dari agenda diplomatik untuk mempererat hubungan Indonesia dan Rusia. Dalam pertemuan itu, pembahasan turut menyinggung posisi Indonesia dalam hubungan Rusia dengan kawasan Asia Pasifik.
Putin menilai Indonesia memiliki posisi penting bagi Rusia. Ia bahkan menyebut Indonesia sebagai mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik, sekaligus negara yang memiliki hubungan persahabatan panjang dengan Rusia.
Prabowo dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya hubungan kedua negara. Menurutnya, Rusia telah menjadi salah satu mitra penting bagi Indonesia, dengan hubungan bilateral yang telah berlangsung selama lebih dari lima dekade.
“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita,” kata Prabowo dalam jamuan santap siang tersebut,dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (3/9).
Hubungan Indonesia-Rusia saat ini telah berada dalam kerangka kemitraan strategis. Kerja sama kedua negara mencakup sejumlah bidang, mulai dari perdagangan, pertanian, teknologi hingga energi.
Pertemuan Prabowo dan Putin juga menjadi momentum untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF ke-11 menunjukkan perhatian Indonesia terhadap penguatan hubungan ekonomi dan konektivitas kawasan.
Selain membahas hubungan bilateral, forum tersebut menjadi ruang bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Rusia dan negara-negara lain di kawasan Eurasia serta Asia Pasifik.

