Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

KRL Bogor Kembali Dikurangi, Komisi V Soroti Tak Ada Kereta Cadangan

M Rayhan Wildani K8 September 202611.15 WIB
KRL Bogor Kembali Dikurangi, Komisi V Soroti Tak Ada Kereta Cadangan

SUARBERITA.COM - Pengurangan perjalanan KRL di lintas Bogor-Jakarta Kota kembali berdampak pada pelayanan penumpang. Kondisi tersebut terjadi ketika KAI Commuter tengah melakukan pemeliharaan sejumlah rangkaian kereta secara intensif.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menilai pemeliharaan memang diperlukan untuk memastikan keselamatan perjalanan. Namun, menurutnya, perawatan seharusnya tidak membuat kapasitas angkutan berkurang tanpa adanya solusi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Lasarus meminta KAI menyiapkan kereta cadangan sehingga pelayanan tetap dapat berjalan meski sebagian rangkaian sedang menjalani perawatan.

“Kalau mau ada pemeliharaan kan harus ada kereta cadangan dong. Jangan sampai nggak ada kereta cadangan,” kata Lasarus dikutip dari detik, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi semakin serius karena lintas Bogor merupakan salah satu jalur KRL dengan mobilitas penumpang yang tinggi. Pengurangan perjalanan dalam satu hari saja dinilai sudah cukup menimbulkan masalah, terlebih jika pemeliharaan berlangsung lebih lama.

KAI Commuter sebelumnya menyatakan terdapat 17 perjalanan Commuter Line yang mengalami penyesuaian pada Senin (7/9). Penyesuaian dilakukan pada sejumlah jadwal pagi, sore, hingga malam.

Dengan kebijakan tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek yang dioperasikan menjadi 1.048 perjalanan per hari, dari sebelumnya 1.065 perjalanan.

Lasarus meminta pemerintah dan operator segera mencari alternatif agar pengurangan perjalanan tidak terus membebani penumpang.

“Harusnya segera dicarikan alternatif. Mau sampai kapan ini pemeliharaan? Kalau berhari-hari kan repot,” ujarnya.

Ia menegaskan pemeliharaan tidak boleh berhenti pada alasan teknis semata. Operator juga harus memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat tetap dapat ditangani selama rangkaian kereta menjalani perawatan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!