Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Menjauh Radius Tiga Kilometer

Moh Wasil Haqqullah5 September 202612.35 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Menjauh Radius Tiga Kilometer

SUARBERITA.COM - Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi beruntun sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi. Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan semburan lava pijar menyerupai air mancur, disertai suara gemuruh yang terdengar dari pos pengamatan.

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi sejak Jumat (04/09) pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (05/09) pagi. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan aktivitas berupa semburan lava pijar menyerupai air mancur, disertai suara gemuruh yang terdengar dari pos pengamatan di Pasauran, Banten.

Status gunung api ini masih berada pada Level III (Siaga). Suwarno, Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan, mengatakan erupsi masih berlangsung meski tertutup kabut. “Masih, tapi tidak terlihat karena tertutup kabut,” ujarnya dikutip dari BBC Indonesia. Sabtu (05/09/2026).

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengimbau masyarakat agar tidak mendekat dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas. Ia juga mengingatkan ancaman bahaya awan panas, lava, lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.

Sejumlah warga di Banten, Jawa Barat, dan Lampung melaporkan dentuman serta getaran, meski belum ada konfirmasi resmi kaitannya dengan aktivitas vulkanik. Hingga Sabtu pagi, erupsi masih berlangsung, namun evaluasi terbaru menyebutkan tidak ada indikasi peningkatan risiko tsunami. Tubuh Anak Krakatau yang terbentuk setelah longsoran besar 2018 dinilai relatif kecil dan tidak menunjukkan potensi keruntuhan besar.

Otoritas vulkanologi menegaskan pemantauan intensif terus dilakukan, sementara masyarakat diminta tetap waspada dan menjauh dari area berbahaya demi keselamatan menghadapi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!