SUARBERITA.COM - Minggu pagi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan getaran terasa di beberapa wilayah, namun belum ada laporan kerusakan. Masyarakat diimbau tetap waspada.
Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 terjadi di selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (6/9/2026) pukul 09.06 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 81 kilometer selatan Kabupaten Bandung, dengan koordinat 7,73 derajat lintang selatan dan 107,34 derajat bujur timur. Kedalaman gempa tercatat 58 kilometer.
Getaran gempa dirasakan di lima wilayah, yakni Sindangbarang, Singajaya, Pamengpeuk, Rancabuaya, dan Pangalengan. Intensitas guncangan di Sindangbarang, Singajaya, Pamengpeuk, dan Rancabuaya mencapai skala III Modified Mercalli Intensity (MMI), di mana getaran terasa jelas di dalam rumah dan menyerupai kendaraan besar melintas. Sementara di Pangalengan, intensitas tercatat II MMI, dirasakan sebagian orang dan menyebabkan benda ringan bergoyang.
Hingga laporan awal ini disampaikan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. BMKG menegaskan, “Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.” Ungkap BMKG, dikutip dari Berita Satu, Minggu (06/09). BMKG juga menekankan bahwa data gempa masih dapat diperbarui seiring analisis lebih lanjut.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG. Kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan menjadi penting, terutama bagi warga di wilayah yang merasakan guncangan cukup kuat.

