SUARBERITA.COM - Seri perdana Formula 1 GP Spanyol yang digelar di sirkuit jalan raya Madring, Madrid, pada Minggu malam (13/9/2026) menyajikan drama tingkat tinggi. Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, sukses mengamankan kemenangan kedelapannya di musim ini setelah memanfaatkan momentum krusial Virtual Safety Car (VSC). Kemenangan ini diraih menyusul sesi kualifikasi penuh kejutan pada Sabtu yang menempatkan Lando Norris di posisi terdepan.
Di sisi lain, perbincangan hangat di paddock tidak hanya seputar podium, melainkan intervensi mengejutkan dari Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, terkait masa depan legenda balap tuan rumah, Fernando Alonso.
Momen Kunci Race: Keberuntungan VSC dan Nasib Sial Norris
Lando Norris (McLaren) sebenarnya tampil dominan sejak awal balapan dan sempat memimpin dengan keunggulan lima detik di sepuluh lap pertama. Namun, peta persaingan berubah secara drastis pada lap ke-13 ketika Lance Stroll mengalami masalah rem dan menghentikan mobilnya, yang memicu periode VSC.
Antonelli (Mercedes) dan Max Verstappen (RedBull) langsung masuk ke pit untuk mengganti ban dengan waktu yang terbuang lebih sedikit di bawah VSC. Sial bagi Norris, posisi mobilnya sudah melewati pintu masuk pit saat VSC diberlakukan. Ia baru bisa melakukan pit stop setelah VSC berakhir, ditambah kendala penggantian ban kanan-depan yang lambat, membuatnya merosot ke posisi kelima.
Meskipun berusaha keras mengejar ketertinggalannya dan menempel ketat Max Verstappen di lap-lap terakhir, Norris harus puas finis di posisi ketiga di belakang sang pembalap RedBull. Antonelli melewati garis finis dengan keunggulan 4,3 detik untuk mengunci kemenangan berharga di sirkuit anyar ini.
Hasil 5 Besar GP Spanyol 2026:
Kimi Antonelli (Mercedes)
Max Verstappen (RedBull) — +4.351s
Lando Norris (McLaren) — +5.089s
Charles Leclerc (Ferrari) — +29.116s
George Russell (Mercedes) — +29.829s
Presiden FIA Pasang Badan: “Alonso Tidak Boleh Pensiun Sebelum Menang”
Di luar lintasan, kabar tak kalah menyedot perhatian datang dari garasi Aston Martin. Menanggapi rumor bahwa Fernando Alonso mempertimbangkan untuk pensiun atau pindah ke World Endurance Championship (WEC) akibat performa mobil yang kurang kompetitif, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem angkat bicara.
Sebagaimana dihimpun dari The Race, Ben Sulayem menegaskan secara terbuka di Madrid bahwa FiA siap mendengarkan masukan untuk membantu performa Aston Martin. Menurutnya, sangat “tidak bisa diterima” jika juara dunia dua kali itu mengakhiri kariernya dalam situasi terpuruk di papan bawah.
“Kami tidak bisa membiarkan Fernando pergi hanya karena situasi mobilnya saat ini. Itu bukan cara seorang juara meninggalkan panggung F1. Dia harus kembali kompetitif dan meraih kemenangan terlebih dahulu, baru bebas menentukan masa depannya.” tegas Ben Sulayem setelah mengadakan pertemuan mendadak dengan pemilik tim Aston Martin, Lawrence Stroll.
Alonso sendiri belum memberikan komitmen apakah ia akan bertahan untuk regulasi F1 mendatang, menyatakan bahwa keputusannya sangat bergantung pada seberapa kompetitif dan menyenangkan mobil generasi terbaru untuk dikendarai.

