Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Berpotensi Tsunami! Pakar BMKG Ungkap Ancaman Gempa Megathrust Selat Sunda bagi Jakarta

Chaterina R8 September 202618.00 WIB
Berpotensi Tsunami! Pakar BMKG Ungkap Ancaman Gempa Megathrust Selat Sunda bagi Jakarta

SUARBERITA.COM - Jakarta menjadi salah satu wilayah yang perlu memperkat kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa bumi besar dari zona megathrust Selat Sunda.

Wilayah ibu kota memang tidak berada di atas sumber gempa tersebut. Namun, lokasinya yang relatif dekat membuat Jakarta berpotensi merasakan dampak kuat apabila terjadi gempa besar di kawasan Selat Sunda.

Penanggung Jawab Tim Diseminasi Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Septa Anggaraini, sebelumnya menjelaskan posisi Jakarta yang dekat dengan sumber megathrust Selat Sunda.

“Kalau kita berbicara terkait Jakarta ya, jadi Jakarta itu dekat dengan jika dikaitkan dengan gempa megathrust, Jakarta ini dekat dengan sumber megathrust yang ada di Selat Sunda,” ujar Septa, dikutip dari portal resmi BMKG.

Dalam kajian BMKG, zona Megathrust Selat Sunda termasuk salah satu sumber gempa yang perlu diwaspadai. Skenario para ahli bahkan memperhitungkan gempa dengan kekuatan besar di kawasan tersebut.

Ancaman tidak hanya berupa guncangan. Jika gempa besar terjadi di laut dan memenuhi kondisi yang dapat memicu perpindahan dasar laut, tsunami juga menjadi salah satu riisko yang harus diperhitungkan, terutama bagi kawasan pesisir.

BMKG sendiri pernah melakukan simulasi kesiapsiagaan dengan skenario gempa Megathrust Selat Sunda berkekuatan M9,0. Simulasi tersebut digunakan untuk menguji kesiapan berbagai lembaga dalam menghadapi kemungkinan gempa dan tsunami, bukan sebagai prediksi bahwa peristiwa tersebut akan terjadi.

Yang menjadi perhatian adalah kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk. Edukasi kebencanaan, bangunan tahan gempa, sistem peringatan deni, serta pemahaman masyarakat mengenai evakuasi menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko jika gempa besar dan tsunami benar-benar terjadi.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!