Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Banjir Melanda Deliserdang, Medan hingga Langkat, Ribuan Warga Terdampak

Ulfa Safira8 September 202611.50 WIB
Banjir Melanda Deliserdang, Medan hingga Langkat, Ribuan Warga Terdampak

SUARBERITA.COM - Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (7/9). Banjir melanda Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, dan Kabupaten Langkat.

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Namun, ribuan warga terdampak akibat banjir yang menggenangi permukiman.

Di Deliserdang, banjir terjadi di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa. Hujan deras membuat debit Sungai Sei Putih meningkat hingga air masuk ke jalan dan permukiman warga.

"Di Deliserdang, banjir terjadi di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga air sungai Sei Putih naik," ujarnya, dikutip dari CNN Indonesia

Ketinggian air sekitar 15 sentimeter dan diperkirakan berdampak pada 30 kepala keluarga (KK).

"Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Punden Rejo dan mengusulkan pembuatan pintu klep agar air tidak masuk ke drainase," jelasnya.

Sementara di Kota Medan, banjir merendam 482 rumah di Kecamatan Medan Maimun. Sebanyak 817 KK atau 1.948 jiwa terdampak.

"Rinciannya di Kelurahan Hamdan sebanyak 330 KK atau 548 Jiwa atau 127 unit rumah terendam; di Kelurahan Sei Mati sebanyak 327 KK atau 1050 jiwa atau 275 unit. Dan di Kelurahan Aur sebanyak 160 KK atau 350 jiwa atau 80 unit rumah," ujarnya

Banjir juga melanda Kabupaten Langkat setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu Sungai Batang Serangan selama dua hari. Sebanyak 2.678 KK di empat kecamatan terdampak.

"Banjir terjadi mulai pukul 06.00 WIB tadi pagi. Empat kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Batang Serangan, Kecamatan Sawit Seberang, Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Tanjung Pura," ujarnya.

Di Kecamatan Batang Serangan, sekitar 840 KK di Desa Sei Bamban terdampak dengan ketinggian air 30 sentimeter hingga 1 meter. Kemudian, Desa Alur Gadung di Kecamatan Sawit Seberang terdampak sekitar 630 KK dengan ketinggian 30-60 sentimeter.

Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, sebanyak 728 KK terdampak dengan ketinggian air 30-70 sentimeter. Sementara di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, sekitar 480 KK terdampak dengan ketinggian 30-70 sentimeter.

BPBD Sumut masih memantau kondisi di wilayah terdampak dan menyiapkan personel serta peralatan, termasuk perahu karet, untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi jika banjir memburuk.

"BPBD juga menyiapkan personel dan sejumlah sarana prasarana, termasuk perahu karet, mobil tangki air, serta perlengkapan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi apabila kondisi memburuk. Kami juga imbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersiap evakuasi sewaktu-waktu," ujarnya.

Hingga saat ini, ketinggian air di Langkat masih bertahan dan belum ada warga yang mengungsi.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!