Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Memasuki Jabodetabek, BMKG Deteksi Sebaran hingga Jakarta

Chaterina R6 September 202609.10 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Memasuki Jabodetabek, BMKG Deteksi Sebaran hingga Jakarta

SUARBERITA.COM - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai memasuki kawasan Jabodetabek. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska (BMKG) mendeteksi material vulkanik tersebut telah mencapai sebagian wilayah Jakarta dan Jawa Barat berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 pada Minggu (6/9) pagi.

Dalam pemantauan BMKG pada pukul 09.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Salah satu klaster bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat dan perairan di sekitarnya.

BMKG menyusun analisis tersebut berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Volcano Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta pengamatan citra RGB Himawari-9. Portal resmi BMKG menjelaskan bahwa produk citra sebaran abu vulkanik menunjukkan hasil analisis material abu yang terdeteksi dari aktivitas gunung api.

Masuknya sebaran abu ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat menandai meluasnya dampak erupsi Anak Krakatau dari kawasan sekitar Selat Sunda. Kondisi ini juga menjadi perhatian terhadap aktivitas penerbangan karena abu vulkanik dapat menganggu keselamatan operasional pesawat.

Masyarakat di wilayah yang berada dalam jalur sebaran abu diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait. Perkembangan arah sebaran dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer dan angin sehingga pemantauan perlu dilakukan secara berkala.

BMKG terus memperbarui pemantauan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau melalui citra satelit untuk melihat perkembangan wilayah yang terdampak.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!